Persamaan dan Fungsi Kuadrat

Sumber Gambar:pixabay.com

     Postingan kali ini akan membahas mengenai "Persamaan dan Fungsi Kuadrat",oke langsung saja kita bahas. 
A.Persamaan Kuadrat

a.Pengertian Persamaan Kuadrat
Persamaan kuadrat adalah suatu persamaan dengan pangkat tertinggi variabelnya dua.Dimana untuk bentuk umum persamaan kuadrat adalah:
 dengan a,b, dan c bilangan real,a≠0.
b.Penyelesaian Persamaan Kuadrat 
Dalam melakukan penyelesaian persamaan kuadrat terdapat tiga cara/tiga metode dimana untuk caranya yaitu:
1.Memfaktorkan
2.Melengkapkan Kuadrat Sempurna
3.Menggunakan Rumus abc

1.Memfaktorkan
Prinsip jika p.q =0,maka p=0 atau q=0.
(a) Koefisien a=1
Yang mana untuk bentuk ax2+bx+c=0 dapat difaktorkan menjadi (x - α) (x - β) dimana
α + β =b dan α.β=c
Dengan kata lain,kita cari faktor c yang jika dijumlahkan sama dengan b.
(b) Koefisien a ≠ 1
Cari faktor dari ac (misal faktornya α dan β ) sedemikian hingga α + β=b dan α.β=ac.
Kemudian ubahlah ax2+bx+c=0 menjadi (ax+α)(ax+β)=0.

Contohnya :
 x2 – 4 x + 3 = 0
Jawab:    x2 – 4 x + 3 = 0
(x – 3) (x – 1) = 0
x – 3 = 0   atau    x – 1 = 0
x = 3   atau    x = 1 


2.Melengkapkan Kuadrat Sempurna
(a).Buatlah agar koefisien x2 sama dengan 1.
(b).Pindahkan semua konstanta ke ruas kanan.
(c).Tambahkan kedua ruas dengan (1/2 koefisien x)2.
(d).Ruas Kiri merupakan bentuk kuadrat sempurna.

Contoh :Tentukan himpunan penyelesaian dari x2 – 6 x + 5 = 0.
Jawab:   x
2 – 6 x + 5 = 0
x
2 – 6 x + 9 – 4 = 0
x
2 – 6 x + 9 = 4
(x – 3)
2 = 4
x – 3 = 2  atau x – 3 = –2
x = 5    atau     x = 1

Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah (1 , 5).


3.Rumus abc
Bentuk ax2+bx+c=0 akar-akarnya dapat dicari dengan rumus : 

Contoh :
Tentukan akar – akar dari persamaan kuadrat dengan menggunakan rumus abc 
 x2 + 7x + 10 = 0
Berarti a adalah = 1, b adalah = 7, dan c adalah = 10

Jawab :

X1 = (-b + √b
2 – √4ac): 2a
     = (-7 + √7x2 –
4 x 1 x 10 ) : 2 x 1
     = (-7 + √49 – √40 ): 2
     = (-7 + 3) : 2 

     = -2

X2= (-b – √b
2 – √4ac): 2a
     = (-7 – √72 – 4 x 1 x 10) : 2 x 1
     = (-7 – √49 – √40) : 2
     = (-7 – 3 ): 2
     = -5 

Jadi, x adalah = -2 atau bisa juga x adalah = -5

c.Jenis-jenis Akar Persamaan Kuadrat
     Jenis-jenis akar persamaan kuadrat dapat ditentukan tanpa harus menyelesaikan
persamaan kuadrat,ax2+bx+c,yaitu tergantung pada nilai diskriminan (yaitu D=b2-4ac).
1) Jika D>0,maka persamaan kuadrat mempunyai dua akar real yang berbeda.
2) Jika D=0,maka persamaan kuadrat mempunyai dua akar real yang sama(akar kembar).
3) Jika D<0,maka berupa bilangan imajiner sehingga akar persamaan kuadrat itu tidak real,
     artinya persamaan kuadrat itu mempunyai akar khayal.

Contoh :
Tanpa menyelesaikan persamaan lebih dahulu, tentukan jenis-jenis akar persamaan kuadrat 

berikut:
1).x
2 + 5x + 2 = 0

2).x2 – 10x + 25 = 0
3).3x
2 – 4x + 2 = 0

Jawab :
 

1).x2 + 5 x + 2 = 0
a = 1  ,  b = 5  ,  c = 2
D = b
2 – 4ac = 52 – 4 . 1 . 2 = 25 – 8 = 17
Ternyata  D > 0. Jadi, persamaan x2 + 5 x + 2 = 0  mempunyai dua akar real berlainan.


2).x2 – 10 x + 25 = 0
a = 1  , b = -10  ,  c = 25
D = b
2 – 4ac = (-10)2 – 4 . 1 . 25 = 100 – 100 = 0
Karena  D = 0, maka persamaan x
2 – 10 x + 25 = 0  mempunyai dua akar real sama.
 

3).3x2 – 4 x + 2 = 0
a = 3  ,  b = –4  ,  c = 2
D = b
2 – 4ac = (-4)2 – 4 . 3 . 2 = 16 – 24 = – 8
Ternyata bahwa  D < 0. Jadi, persamaan  3x
2 – 4 x + 2 = 0  tidak mempunyai akar real.


d.Rumus Akar Persamaan Kuadrat
1). x1+x2 = -b/a
2). x1.x2 =c/a
3). x12+x22=(x1+x2)2-2x1x2
4). x13+x23=(x1+x2)3-3x1x2(x1+x2)

B.Fungsi Kuadrat
Adalah suatu fungsi yang berupa f(x)=ax2+bx+c dengan a,b,c ∈ R; a ≠ 0.
Nilai fungsi f(x) untuk x = k adalah f(k).
Beberapa hal yang perlu diketahui berkaitan dengan persamaan dan fungsi kuadrat adalah:
    Jika  a> 0, kurva terbuka ke atas.
    Jika  a< 0 , kurva terbuka ke bawah.
    Jika  D> 0, kurva memotong sumbu  x di dua titik yang berbeda.
    Jika  D= 0, kurva menyinggung sumbu x.
    Jika  D< 0, kurva tidak memotong dan tidak menyinggung sumbu x.


1.Grafik Fungsi Kuadrat
Langkah-langkah menggambar grafik fungsi kuadrat adalah:
(a). Menentukan titik potong terhadap sumbu X, diperoleh jika y=0
(b). Menentukan titik potong terhadap sumbu Y, diperoleh jika x=0
(c). Menentukan koordinat titik puncak.
      Titik puncak :


Selanjutnya nilai 
jika a>0,maka grafik terbuka ke atas,nilai baliknya minimum
jika a<0,maka grafik terbuka ke bawah,nilai baliknya maksimum.

(d). Menentukan koordinat titik bantu (bila perlu).
Contoh :
 Sumber Gambar :academia.edu

2.Menyusun Fungsi Kuadrat
a. Fungsi kuadrat yang grafiknya memotong sumbu X di (x1,0) dan (x2,0) serta melalui 
    sebuah titik tertentu.

    y=f(x)=a(x-x1)(x-x2)
b. Fungsi kuadrat yang grafiknya menyinggung sumbu X di titik (x1,0) dan melalui sebuah titik
    tertentu.


   y=f(x)=a(x- x1)2
c. Jika diketahui titik puncak/titik balik P(p,q) dan sebuah titik lain,maka fungsi kuadratnya
    dinyatakan;

   y=f(x)=a(x-p)2+q
d. Jika diketahui tiga buah titik yang dilalui grafik fungsi kuadrat, maka fungsi kuadratnya dapat
    diperoleh dengan cara menyubstitusikan ketiga titik tersebut ke persamaan umum fungsi;

    y=f(x)=ax2+bx+c

sehingga didapat sistem persamaan linear tiga variabel.

Untuk materi lain klik gambar di bawah ini:
https://www.sumberberedukasi.com/2018/03/materi-matematika.html
Untuk materi sebelumnya klik gambar di bawah ini: 




  
Cukup sekian untuk pembahasan kali ini,silahkan jika ingin berkomentar atau memberikan 
saran,mohon maaf apabila ada kesalahan semoga pembahasan ini dapat bermanfaat.
Dalam pembuatan artikel ini tak luput dari referensi yaitu dari beberapa situs, jika artikel 
di atas terdapat kekeliruan atau kesalahan,mohon untuk hubungi saya melalui contact 
atau melalui komentar.
 
Sumber :
https://fardiansyah7fold.wordpress.com/116-2/
https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Persamaan-dan-Fungsi
-Kuadrat-2008/konten3.html
https://rumus.co.id/rumus-abc/ 
https://cermatweb.wordpress.com/2017/03/20/persamaan-dan-fungsi-kuadrat/ 
https://www.academia.edu/9722141/FUNGSI_KUADRAT





 

Contoh Program Toko Penjualan Baju di C++

Dalam membuat  Program Toko Penjualan Baju di C++ saya sendiri menggunakan Dev C++,namun kalian juga bisa menggunakan yang lainnya seperti borland C++,dll.Mari kita langsung saja ke programnya
 
listing program(script) nya yang ada di bawah ini:
     Tolong untuk listing program di bawah ini jangan di jadikan sebagai contekan untuk ujian,tugas,saya perbolehkan menggunakan listing di bawah ini untuk belajar dan latihan bahasa pemrograman c++
Saya sarankan lebih baik listing tersebut diketikan dari pada di copy paste supaya kalian ingat dan lebih paham. 
Kalian juga bisa mendapatkan file programnya dengan mengklik di bawah ini:
Untuk tampilan awalnya seperti ini:
A.menggunakan header stdio.h
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <string.h>
#include <windows.h>

main(){
    system("color 0A");
    int p,jum,z,input,choose,uangbayar,t,kurang,kembalian;
    int pajak[100],jb[100],harga[100],subtot[100];
    char s,paket[100],jpaket[100],u[100],nm[100];
   
    menu :
    system("cls");
    printf("\t\t\tSELAMAT DATANG DI TOKO PENJUALAN BAJU\n\n");
    printf("Pilihan Menu :\n");
    printf("1. Tampilkan Tabel Harga\n");
    printf("2. Input Data\n");
    printf("3. Log Out\n");
    printf("=================================\n");
    printf("Inputkan Pilihan Anda : ");scanf("%d",&choose);
    system("cls");
    switch(choose){
    case 1 :
    tabel :
    system("cls");
    printf("Tabel Daftar Harga\n");
    printf("================================\n");
    printf("| KODE  PAKET       HARGA      |\n");
    printf("================================\n");
    printf("| A     JAWA BARAT  Rp.200.000 |\n");
    printf("| B     JAWA TENGAH Rp.250.000 |\n");
    printf("| C     SUMATERA    Rp.300.000 |\n");
    printf("| D     ACEH        Rp.150.000 |\n");
    printf("| E     BALI        Rp.400.000 |\n");
    printf("================================\n");
    printf("--->> Akan Di Kenakan Pajak 8% Dari Setiap Pembelian\n");
    printf("TEKAN TOMBOL [M=MENU] UNTUK KEMBALI, TEKAN SEMBARANG TOMBOL UNTUK KELUAR = ");s=getche();
    if(s=='M'||s=='m'){
        goto menu;}
    else{
        goto keluar;}break;
       
    case 2 :
    ulangi :
    system("cls");
    printf("Input Jumlah Data       = ");scanf("%d",&input);
    printf("\nNama Pembeli / Konsumen = ");scanf("%s",&nm);
   
   
   
    for(z=1;z<=input;z++)
    {
        printf("\nINPUT DATA KE - %d",z);
        printf("\nJenis Baju / Paket [A/B/C/D/E] = ");scanf("%s",&paket[z]);
        printf("Ukuran Baju [S/M/L/XL]         = ");scanf("%s",&u[z]);
        printf("Jumlah Beli                    = ");scanf("%d",&jb[z]);
        printf("\n\n");
        printf("===========================================================\n\n");
       
           
    }break;
   
    case 3 :
        goto keluar;break;
    }   
    system("cls");
   
    printf("OUTPUT\n");
    printf("Data Baju Yang Di Sewa\n");
    printf("Nama Penyewa : %s\n",nm);
    printf("======================================================================\n");
    printf("NO.   JENIS PAKET     HARGA         UKURAN      BANYAK      SUB TOTAL \n");
    printf("======================================================================\n");
    jum=0;
    p=0;
    for(z=1;z<=input;z++)
    {
        printf(" %d    ",z);
        switch(paket[z]){
        case 'A' : case 'a' :
        if (u[z]=='S'  || u[z]=='s'){
        subtot[z]=200000*jb[z];
        pajak[z]=(200000*0.08)*jb[z];
        printf("JAWA BARAT    Rp.200000    S    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='M' || u[z]=='m'){
        subtot[z]=200000*jb[z];
        pajak[z]=(200000*0.08)*jb[z];
        printf("JAWA BARAT    Rp.200000    M    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='L' || u[z]=='l'){
        subtot[z]=200000*jb[z];
        pajak[z]=(200000*0.08)*jb[z];
        printf("JAWA BARAT    Rp.200000    L    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='X' || u[z]=='x'){
        subtot[z]=200000*jb[z];
        pajak[z]=(200000*0.08)*jb[z];
        printf("JAWA BARAT    Rp.200000    XL    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        case 'B' : case 'b' :
        if (u[z]=='S' || u[z]=='s'){
        subtot[z]=250000*jb[z];
        pajak[z]=(250000*0.08)*jb[z];
        printf("JAWA TENGAH    Rp.250000    S    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='M' || u[z]=='m'){
        subtot[z]=250000*jb[z];
        pajak[z]=(250000*0.08)*jb[z];
        printf("JAWA TENGAH    Rp.250000    M    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='L' || u[z]=='l'){
        subtot[z]=250000*jb[z];
        pajak[z]=(250000*0.08)*jb[z];
        printf("JAWA TENGAH    Rp.250000    L    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='X' || u[z]=='x'){
        subtot[z]=250000*jb[z];
        pajak[z]=(250000*0.08)*jb[z];
        printf("JAWA TENGAH    Rp.250000    XL    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        case 'C' : case 'c' :
        if (u[z]=='S' || u[z]=='s'){
        subtot[z]=300000*jb[z];
        pajak[z]=(300000*0.08)*jb[z];
        printf("SUMATERA    Rp.300000    S    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='M' || u[z]=='m'){
        subtot[z]=300000*jb[z];
        pajak[z]=(300000*0.08)*jb[z];
        printf("SUMATERA    Rp.300000    M    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='L' || u[z]=='l'){
        subtot[z]=300000*jb[z];
        pajak[z]=(300000*0.08)*jb[z];
        printf("SUMATERA    Rp.300000    L    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='X' || u[z]=='x'){
        subtot[z]=300000*jb[z];
        pajak[z]=(300000*0.08)*jb[z];
        printf("SUMATERA    Rp.300000    XL    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }                           
        case 'D' : case 'd' :
        if (u[z]=='S' || u[z]=='s'){
        subtot[z]=150000*jb[z];
        pajak[z]=(150000*0.08)*jb[z];
        printf("ACEH        Rp.150000    S    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='M' || u[z]=='m'){
        subtot[z]=150000*jb[z];
        pajak[z]=(150000*0.08)*jb[z];
        printf("ACEH        Rp.150000    M    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='L' || u[z]=='l'){
        subtot[z]=150000*jb[z];
        pajak[z]=(150000*0.08)*jb[z];
        printf("ACEH        Rp.150000    L    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='X' || u[z]=='x'){
        subtot[z]=150000*jb[z];
        pajak[z]=(150000*0.08)*jb[z];
        printf("ACEH        Rp.150000    XL    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        case 'E' : case 'e' :
        if (u[z]=='S' || u[z]=='s'){
        subtot[z]=400000*jb[z];
        pajak[z]=(400000*0.08)*jb[z];
        printf("BALI        Rp.400000    S    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='M' || u[z]=='m'){
        subtot[z]=400000*jb[z];
        pajak[z]=(400000*0.08)*jb[z];
        printf("BALI        Rp.400000    M    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='L' || u[z]=='l'){
        subtot[z]=400000*jb[z];
        pajak[z]=(400000*0.08)*jb[z];
        printf("BALI        Rp.400000    L    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
        }
        if (u[z]=='X' || u[z]=='x'){
        subtot[z]=400000*jb[z];
        pajak[z]=(400000*0.08)*jb[z];
        printf("BALI        Rp.400000    XL    %d\t %d\n",jb[z],subtot[z]);break;   
    }
    }
    jum=jum+subtot[z];
    p=p+pajak[z];
    t=jum+p;
    }
   
    printf("======================================================================\n");
    printf("                                      Jumlah Bayar = Rp. %d",jum);
    printf("\n                                      Pajak        = Rp. %d",p);
    printf("\n                                      Total Bayar  = Rp. %d",t);
    printf("\n======================================================================\n");
    printf("Input Uang Bayar = ");scanf("%d",&uangbayar);
    if(uangbayar<t){
        system("cls");
        printf("Input Uang Bayar = %d",uangbayar);
        kurang=t-uangbayar;
        printf("\nKekurangannya    = Rp. %d",kurang);
        printf("TEKAN TOMBOL [M=MENU] UNTUK KEMBALI, TOMBOL [U=ULANGI] = ");s=getche();
        if(s=='M'||'m'){goto menu;
        }else if(s=='U'||'u'){goto ulangi;
        }
    }else{
        system("cls");
        kembalian=uangbayar-t;
        printf("Kembaliannya : Rp. %d ",kembalian);
        printf("TEKAN TOMBOL [M=MENU] UNTUK KEMBALI, TOMBOL [U=ULANGI] = ");s=getche();
        if(s=='M'||'m'){goto menu;
        }else if(s=='U'||'u'){goto ulangi;
        }
    }
    keluar :
        system("cls");
        printf("Log Out");
    getch();
Untuk materi lain kalian bisa mengklik gambarnya di bawah ini:

https://www.sumberberedukasi.com/2018/03/materi-bahasa-pemrograman-c.html
     Cukup sekian untuk pembahasan kali ini,silahkan jika ingin berkomentar atau memberikan saran,mohon maaf apabila ada kesalahan semoga pembahasan ini dapat bermanfaat.Jika artikel di atas terdapat kekeliruan atau kesalahan,mohon untuk hubungi saya melalui contact atau melalui komentar.

Hukum Musik Dalam Islam

Assalamua'laikum Wr.Wb

Sumber Gambar :pixabay.com

     Postingan kali akan membahas mengenai "Hukum Musik Dalam Islam",dimana untuk musik sudah tidak asing lagi bagi kita,namun kita sebagai seorang muslim apakah sudah mengetahui mengenai hukumnya,oke langsung saja kita bahas.

Hukum musik dalam Al-Qur'an

Firman Allah ‘Azza wa jalla,

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

Artinya: "Dan di antara manusia ada orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.” (QS. Lukman: 6).

     Kemudian Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menjelaskan bahwasannya setelah allah menceritakan tentang keadaan orang-orang yang berbahagia dalam ayat 1-5,yaitu orang-orang yang mendapat petunjuk dari firman Allah(Al-Qur'an) dan mereka merasa menikmati dan mendapatkan manfaat dari bacaan Al-Qur'an,lalu Allah menceritakan dalam ayat 6 ini tentang orang-orang yang sengsara,yang mereka ini berpaling dari mendengarkan Al-Qur'an dan berbalik arah menuju nyanyian dan musik.

Sedangkan ulama yang membolehkan nyanyian dan musik ini menggunakan dalil:

إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ


Artinya
:Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. .” (QS: Luqman 19)

     Imam Ghazali mengambil pengertian ayat ini dari mafhum mukhalafah. Allah SWT memuji suara yang baik. Dengan demikian dibolehkan mendengarkan nyanyian yang baik. (Ihya’ Ulumudddin, juz VI, jilid II, hal. 141



وَمَا كَانَ صَلاَتُهُمْ عِندَ الْبَيْتِ إِلاَّ مُكَاء وَتَصْدِيَةً فَذُوقُواْ الْعَذَابَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ

 

Artinya :Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. (QS. Al-Anfal : 35)
 

     Menurut pendukung haramnya nyanyian dan musik, Allah SWT telah mengharamkan nyanyian dan musik lewat ayat ini. Logika yang digunakan adalah bahwa kalau sekedar bersiul dan bertepuk tangan saja sudah haram, apalagi bernyanyi dan bermusik. Tentu hukumnya jauh lebih haram lagi.

     Kemudian untuk masalah ini Imam Al-Ghazali mengangkat pandangan ulama yang mengharamkannya dan ulama yang membolehkannya. Namun demikian dalam Ihya Ulumiddin Imam Al-Ghazali secara detil menanggapi dalil dan argumentasi yang dikemukakan oleh para ulama yang mengaharamkannya.

Empat Ulama Madzhab Mencela Nyanyian :

Imam Abu Hanifah
.Beliau membenci nyanyian dan menganggap mendengarnya sebagai suatu perbuatan dosa.

Imam Malik bin Anas. Beliau berkata, “Barangsiapa membeli budak lalu ternyata budak tersebut adalah seorang biduanita (penyanyi), maka hendaklah dia kembalikan budak tadi karena terdapat ‘aib.”
Imam Asy Syafi’i. Beliau berkata, “Nyanyian adalah suatu hal yang sia-sia yang tidak kusukai karena nyanyian itu adalah seperti kebatilan. Siapa saja yang sudah kecanduan mendengarkan nyanyian, maka persaksiannya tertolak.
Imam Ahmad bin Hambal. Beliau berkata, “Nyanyian itu menumbuhkan kemunafikan dalam hati dan aku pun tidak menyukainya.


     Argumentasi qiyas menyatakan bahwa kata ‘bunyi’ itu mengandung sejumlah pengertian yang perlu dikaji baik secara terpisah maupun keseluruhan. Kata ini mengandung pengertian sebuah aktivitas mendengarkan suara yang indah, berirama, terpahami maknanya, dan menyentuh perasaan. Secara lebih umum ‘bunyi’ adalah suara yang indah. Bunyi yang indah ini terbagi atas yang berirama (terpola) dan yang tidak berirama. Bunyian yang berirama terbagi atas suara yang dipahami seperti syair-syair dan suara yang tidak terpahami seperti suara-suara tertentu. Sedangkan mendengarkan suara yang indah ditinjau dari keindahannya tidak lantas menjadi haram. Bahkan bunyi yang dihasilkan dari gerakan benda-benda mati dan suara hewan itu halal berdasarkan nash dan argumentasi qiyas,” (Lihat Abu Hamid Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, Mesir, Musthafa Al-Babi Al-Halabi, tahun 1358 H/1939 H, Juz 2, Halaman 268).

     Berangkat dari apa yang kemukakan di atas, Imam Al-Ghazali tidak menemukan satupun nash yang secara jelas mengharamkannya. Kalau pun ada nash yang mengharamkan musik dan nyanyian, keharamannya itu bukan didasarkan pada musik dan nyanyian itu sendiri, tetapi karena dibarengi dengan kemaksiatan seperti minum-minuman keras, perzinaan, perjudian, ataupun melalaikan kewajiban.

     Adapun aktivitas mendengarkan musik atau nyanyian itu sendiri, menurut Imam Al-Ghazali seperti disebutkan di atas, halal. Jadi Imam Al-Ghazali memisahkan secara jelas antara musik beserta nyanyian itu dan kemaksiatan yang diharamkan secara tegas di dalam nash maupun qiyas terhadap nash.


Waktu-waktu yang diperbolehkan untuk bernyanyi dan bermain alat musik

Saudaraku, ternyata Islam tidak melarang kita secara mutlak untuk bernyanyi dan bermain alat musik. Ada waktu-waktu tertentu yang kita diperbolehkan untuk melakukan hal itu. Kapan itu?


1. Ketika Hari raya

     Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh istri beliau, Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu masuk (ke tempatku) dan di dekatku ada dua anak perempuan kecil dari wanita Anshar, sedang bernyanyi tentang apa yang dikatakan oleh kaum Anshar pada masa perang Bu’ats.” Lalu aku berkata, “Keduanya bukanlah penyanyi.” Lalu Abu Bakar berkata, “Apakah seruling setan ada di dalam rumah Rasulullah?” Hal itu terjadi ketika Hari Raya. Kemudian Rasulullah bersabda, “Wahai Abu Bakar, sesungguhnya setiap kaum memiliki hari raya dan ini adalah hari raya kita.” 8


2. Ketika pernikahan


     Hal ini berdasarkan hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang menceritakan tentang anak kecil yang menabuh rebana dan bernyanyi dalam acara pernikahannya Rubayyi’ bintu Mu’awwidz yang pada waktu itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mengingkari adanya hal tersebut.

    Dan juga berdasarkan dari sebuah hadis, bahwasanya beliau pernah bersabda, “Pembeda antara yang halal dan yang haram adalah menabuh rebana dan suara dalam pernikahan.”9

    Jadi, telah jelas bukan, bahwa keadaan yang diperbolehkan untuk bernyanyi dan bermain alat musik hanyalah ketika hari raya dan pernikahan. Dan alat musik yang diperbolehkan hanyalah duff (rebana) yang hanya dimainkan oleh wanita.
 

Beberapa karakter khas yang ada dalam nyanyian dan musik:
  1. Dapat melalaikan hati
  2. Menghalangi hati untuk memahami Al-Qur’an dan merenungkannnya serta mengamalkan kandungannya
  3. Al-Qur’an dan nyanyian tidak akan bertemu secara bersamaan dalam hati selamanya. Karena Al Qur’an melarang mengikuti hawa nafsu dan memerintahkan untuk menjaga kesucian hati. Sedangkan nyanyian memerintahkan sebaliknya, bahkan menghiasinya dan merangsang jiwa manusia untuk mengikuti hawa nafsu.
  4. Nyanyian dan minuman keras ibarat saudara kembar dalam merangsang jiwa untuk melakukan keburukan. Saling mendukung dan menopang satu sama lain.
  5. Nyanyian itu pencabut kewibawaan seseorang
  6. Nyanyian dapat menyerap masuk ke dalam pusat khayalan, lalu membangkitkan nafsu dan syahwat yang terpendam di dalamnya.

Kemudian Penjelasan mengenai hukum musik secara jelas dapat kalian tonton vidio di bawah ini:


Untuk materi agama lainnya:

https://www.sumberberedukasi.com/2018/04/materi-agama-islam.html
#iklan_trap
     Cukup sekian untuk pembahasan kali ini,silahkan jika ingin berkomentar atau memberikan saran,mohon maaf apabila ada kesalahan semoga pembahasan ini dapat bermanfaat.Jika artikel di atas terdapat kekeliruan atau kesalahan,mohon untuk hubungi saya melalui contact atau melalui komentar.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Sumber:
http://www.nu.or.id/post/read/71877/hukum-dengar-lagu-dan-musik
https://almanhaj.or.id/4059-haramnya-musik.html

https://sangpencerah.id/2015/02/halal-haram-musik-menurut-al-quran-dan/
https://muslim.or.id/20706-benarkah-musik-islami-itu-haram.html 
Imam Ibnu Katsir, Tafsir Al Qur’anil ‘Adzim. 2008. Mesir, Daarul Aqidah.
Ibnu Qayyim al Jauziyyah, Ighatsatul Lahfaan. Maktabah syamilah
Nashiruddin Al Albani, Tahriim Aalaatit Tharbi. Maktabah syamilah

Cara Membuat Google Forms/Google Formulir


Sumber Gambar :www.google.com

Postingan kali ini akan membahas mengenai cara membuat Google Forms / Google Formulir,dimana Google Formulir dapat membantu kita dalam kebutuhan survey,analisis,kuis dan lain lain, oke langsung saja kita bahas bagaimana cara membuat google forms/ google formulir

1.Ketikan dulu Google formulir,kemudian tekan enter

 2.Kemudian klik Google Formulirnya seperti yang ada pada gambar di bawah ini,karena kita akan mencoba yang gratisan kita pilih Google Formulir-buat dan analisis survei,gratis.
 3.Kemudian klik Buka Google Formulir
 4.Setelah itu tampilannya akan seperti pada gambar di bawah ini,karena kita akan membuat baru maka pilih kosong
5.Setelah itu tampilannya akan seperti pada gambar di bawah ini,kemudian isikan judulnya,setelah itu untuk menambahkan pertanyaan klik ikon seperti pada gambar di bawah
 6.Untuk mengubah jenis pertanyaannya kalik bisa mengklik ikon di bawah ini
 Setelah itu kalian tinggal pilih untuk jenis pertanyaannya apakah ingin memilih pilihan ganda,kotak centang,tarik turun dll
 7.Setelah itu isikan pertanyaannya dan jawabannya
 Maka tampilannya akan seperti pada gambar di bawah ini,jika kalian sudah beres klik ikon kirim yang terdapat di ujung kanan
8.Maka tampilannya akan seperti pada gambar di bawah ini,kemudian pilih metode pengirimannya:
a.Melalui email
dengan cara memasukkan email yang akan di kirim kemudian klik kirim
b.Melalui Tautan
Sedangkan jika melalui tautan,kalian tinggal salin saja URL nya dan bisa di sebarkan di media sosial, selain itu juga kalian juga bisa memperpendek URL nya,dan untuk menyalin URL nya klik ikon salin yang berada di bawah sebelah kanan

 c.Melalui sematkan HTML
Kalian bisa mengatur lebar dan tingginya,kemudian kalian salin link.
Rata-rata para pengguna membagikan google formulir Melalui Tautan,karena praktis dan bisa di sebarkan melalui berbagai media sosial.

     Cukup sekian untuk pembahasan kali ini,silahkan jika ingin berkomentar atau memberikan saran,mohon maaf apabila ada kesalahan semoga pembahasan ini dapat bermanfaat.Dalam pembuatan artikel ini tak luput dari referensi yaitu dari beberapa situs, jika artikel di atas terdapat kekeliruan atau kesalahan,mohon untuk hubungi saya melalui contact atau melalui komentar.
 
ads